IPA

Bismillaaah

Apakah kalian memiliki hewan peliharaan dirumah? atau pernah memelihara hewan dirumah?
hewan apa saja yang pernah kalian pelihara?

Tahukah kalian, bahwa hewan juga harus dipelihara dengan baik sesuai dengan daur hidupnya.
Yuk kita simak video cara memelihara hewan dengan baik.



Matematika

Bismillah dulu yaa jangan lupa

rangkuman matematika kelas 4

1. Sifat pertukaran/komutatif penjumlahan
a + b = b + a
Contoh: 3 + 5 = 5 + 3
2. Sifat pertukaran/komutatif perkalian
a × b = b × a
Contoh: 3 × 4 = 4 × 3
3. Sifat pengelompokan/asosiatif penjumlahan
a + (b + c) = (a + b) + c
Contoh: 2 + (3 + 4) = (2 + 3) + 4
4. Sifat pengelompokan/asosiatif perkalian
a × (b × c) = (a × b) × c
Contoh: 3 × (4 × 2) = (3 × 4) × 2
5. Sifat penyebaran/distributif perkalian terhadap penjumlahan
a × (b + c) = (a × b) + (a × c)
Contoh: 3 × (4 + 2) = (3 × 4) + (3 × 2)
6. Sifat penyebaran/distributif perkalian terhadap pengurangan
a × (b – c) = (a × b) – (a × c)
Contoh: 3 × (4 – 2) = (3 × 4) – (3 × 2)
8. Lambang “lebih kecil dari” adalah “<“ dan lambang
“lebih besar dari” adalah “>”.
9. Perkalian: 3 × 5 artinya 5 + 5 + 5
5 × 3 artinya 3 + 3 + 3 + 3 + 3
10. Operasi penjumlahan (+) dan pengurangan (–) adalah dua
operasi yang sederajat, artinya jika kedua operasi tesebut
muncul dalam satu soal, maka pengerjaannya urut dari kiri.
11. Operasi perkalian (×) dan pembagian (:) adalah dua operasi
yang sederajat, artinya jika kedua operasi tersebut muncul
dalam satu soal maka pengerjaannya urut dari kiri.
12. Dalam operasi hitung campuran, operasi (×) dan (:)
dikerjakan lebih dulu daripada operasi (+) dan (–).
13. Ada tiga macam taksiran dalam operasi hitung, yaitu taksiran
tinggi, taksiran rendah, dan taksiran baik.
14. Penulisan uang dalam rupiah menggunakan simbol Rp.
Contoh: lima ratus rupiah ditulis Rp500,00.

KPK FPB
1. Kelipatan suatu bilangan adalah hasil perkalian antara bilangan yang bersangkutan dengan bilangan asli.
2. Faktor adalah pembagi habis suatu bilangan. Jika bilangan A habis dibagi oleh bilangan B, maka dikatakan B adalah faktor dari A.
3. Kelipatan persekutuan dua bilangan adalah semua bilangan asli yang habis dibagi oleh dua bilangan tersebut.
4. Bilangan prima adalah bilangan yang tepat memiliki dua faktor.
4. Kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari dua bilangan adalah bilangan asli terkecil yang habis dibagi oleh dua bilangan tersebut.
5. Faktor persekutuan dua bilangan adalah semua bilangan asli yang membagi habis dua bilangan tersebut.
6. Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari dua bilangan adalah bilangan asli terbesar yang membagi habis kedua bilangan tersebut.
Jadi, faktor prima dari 12 = 2 × 2 × 3

pengukuran

1. Sudut adalah suatu daerah yang terbentuk dari pertemuan dua garis pada satu titik.
2. Mengukur sudut dapat menggunakan satuan tak baku.
3. Satuan sudut baku adalah derajat (°).
4. Alat yang digunakan untuk mengukur besar sudut disebut busur derajat.
5. Busur derajat berbentuk setengah lingkaran yang diberi skala 0° sampai 180°.
6. Ada 8 arah mata angin yaitu utara, timur laut, timur, tenggara, selatan, barat daya, barat, barat laut.
7. Besar sudut antara dua arah mata angin yang berdekatan adalah 45°.
8. Besar sudut satu putaran adalah 360°.
9. Besar sudut ¼ putaran adalah 90°.
10. Besar sudut ½ putaran adalah 180°.
11. Besar sudut ¾ putaran adalah 270°.

12. Satuan waktu:
1 minggu = 7 hari 1 windu = 8 tahun
1 semester = 6 bulan 1 hari = 24 jam
1 tahun = 12 bulan 1 abad = 100 tahun

13. Satuan panjang
1 km = 1.000 m           
1 m = 100 cm
1 hm = 100 m
1 m = 1.000 mm
1 dam= 10 m
1 cm = 10 mm
1 m = 10 dm

1. Keliling jajargenjang adalah jumlah panjang semua sisi-sisinya.
   K = AB + BC + CA
2. Luas daerah jajargenjang adalah alas dikali tinggi.
L = a × t
3. Keliling segitiga adalah jumlah panjang ketiga sisinya.
4.
luas daerah segitiga adalah:
L = ½ × a × t
a = alas      t = tinggi

bilangan bulat
1. Bilangan bulat terdiri dari bilangan negatif, nol, dan bilangan positif.
2. Dalam menulis lambang bilangan bulat tanda positif (+) tidak perlu ditulis, tetapi lambang negatif (–) harus ditulis.
Contoh:
Positif lima ditulis 5.
Negatif lima ditulis –5.
3. Pada garis bilangan bulat, semakin ke kanan nilainya semakin besar dan semakin ke kiri nilainya semakin kecil.
4. Lawan suatu bilangan
Contoh:
5 lawannya –5
–4 lawannya 4
5. Operasi pada bilangan bulat
Contoh:
5 + 3 = 8 –3 – (–5)= 2
5 – 3 = 2 –5 – (–3)= –2
3 – 5 = –2 3 – (–5) = 8
–3 – 5 = –8 5 – (–3) = 8
6. Pengurangan dapat dilakukan dengan cara menjumlahkan dengan bilangan lawannya.


Pecahan
1. Bagian dari keseluruhan dapat dinyatakan dengan pecahan.
2. Pecahan a/b  , a disebut pembilang dan b disebut penyebut.
3. Membandingkan dua pecahan yang berpenyebut sama,
cukup dibandingkan pembilangnya. Pecahan yang pembilangnya
lebih kecil bernilai lebih kecil dari pecahan yang pembilangnya lebih besar.
4. Pecahan-pecahan senilai dapat ditentukan dengan cara mengalikan pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama atau dapat menggunakan tabel perkalian.
5. Menyederhanakan pecahan dilakukan dengan cara membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama,
yang merupakan FPB dari pembilang dan penyebut.
6. Hasil penjumlahan pada pecahan yang berpenyebut sama ditentukan dengan cara berikut.
a. Pembilang hasil penjumlahan sama dengan jumlah dari pembilang-pembilang pecahan yang dijumlahkan.
b. Penyebut hasil penjumlahan sama dengan penyebut pecahan yang dijumlahkan.
7. Hasil pengurangan pada pecahan yang berpenyebut sama ditentukan dengan cara berikut.
a. Pembilangnya merupakan hasil dari pengurangan pembilang-pembilangnya.
b. Penyebut hasil pengurangan sama dengan penyebut pecahan semula.
8. Bilangan 1 dapat dinyatakan dalam bentuk pecahan dengan pembilang dan penyebut yang sama.

9. Operasi penjumlahan (+) dan pengurangan (–) adalah dua operasi yang sederajat, artinya mana yang lebih dahulu muncul dikerjakan lebih dahulu.


Bilangan Romawi
1. Bilangan Romawi dasar
Bilangan Asli Bilangan Romawi
2. Bilangan Romawi tidak mengenal bilangan nol.
3. Aturan penulisan bilangan Romawi:
a. Jika angka di sebelah kiri lebih kecil dari angka yang di sebelah kanan, berarti lambang bilangan itu dikurangi.
b. Jika angka di sebelah kanan kurang dari atau sama dengan angka yang di sebelah kiri, berarti dijumlahkan.
c. Penulisan lambang bilangan Romawi yang sama hanya boleh sebanyak tiga kali berturut-turut.




Bangun datar
1. Sifat-sifat balok:
- mempunyai 8 titik sudut,
- mempunyai 12 rusuk,
- mempunyai 6 sisi,
- mempunyai 3 kelompok rusuk yang sama panjang,
- mempunyai tiga pasang sisi yang sejajar,
- memiliki 4 kelompok rusuk yang sama panjang.

2. Sifat-sifat kubus:
- mempunyai 8 titik sudut,
- mempunyai 12 rusuk yang sama panjang,
- mempunyai 6 sisi yang sama,
- mempunyai 3 kelompok rusuk yang saling sejajar.

3. Simetri lipat
Suatu bangun memiliki simetri lipat jika bangun tersebut dilipat pada suatu garis, maka dapat saling menutupi.

4. Pencerminan adalah suatu perubahan dalam geometri yang memetakan sembarang titik atau garis terhadap suatu garis yang merupakan sumbu simetri.

Matematika

Matematika itu FUN! Baca sambil senyum dan jangan lupa baca Bismillahirrahmanirrahim



Rangkuman Pelajaran Matematika Kelas 6 SD



Bab 1 Bilangan Bulat

  1. Operasi hitung bilangan bulat
    1. Operasi hitung campuran
      Aturan pengerjaannya adalah perkalian atau pembagian dikerjakan terlebih dahulu, kemudian mengerjakan penjumlahan atau pengurangan. Misalnya:
      (-50) + (-5) × 25 – (-75) : 25 = (-50) + (-125) – (-3)
      = (-175) – (-3)
      = (-172)
    2. Menentukan FPB dan KPK dengan faktorisasi prima
      Misalnya: FPB dan KPK dari 360, 180, dan 450 = . . . .
      Faktorisasi prima dari 360 = 23 × 32 × 5
      Faktorisasi prima dari 180 = 22 × 33 × 5
      Faktorisasi prima dari 450 = 2 × 32 x 52
      FPB dari 360, 180, dan 450 = 22 × 32 × 5 = 180
      KPK dari 360, 180, dan 450 = 23 × 33 × 52 = 5.400
  2. Bilangan pangkat tiga dan akar pangkat tiga
    1. Bilangan pangkat tiga
      Bilangan pangkat tiga adalah bilangan hasil pemangkatan tiga, misalnya 8, 27, dan 64.
    2. Penarikan akar pangkat tiga
      Misalnya: sqrt[3]{64} = . . . .
    3. Operasi hitung bilangan pangkat tiga
      Misalnya:
      1) 103 +253 =1000 + 15625 =16625
      2) 453 – 53 =91125 – 125 = 91000
      3) 203 x 83 = 8000 x 512 = 4096000
      1603 =4096000
      4) 803 : 203 = 512000 : 8000 = 64
      43 = 64
    4. Operasi hitung bilangan akar pangkat tiga
      Misalnya:
      1) sqrt[3]{27} + sqrt[3]{125} = 3+5 =8
      2) sqrt[3]{343} - sqrt[3]{216} = 7-6 =1
      3) sqrt[3]{1000} times sqrt[3]{729} = 10times9 =90
      4) sqrt[3]{4096} : sqrt[3]{8} = 16:2=8

Bab 2 Debit

  1. Debit adalah volume zat cair yang mengalir tiap satu satuan waktu.
  2. Debit dapat ditentukan dengan persamaan berikut.
Debit = frac{volume}{waktu}

Bab 3 Luas dan Volume

  1. Luas bangun datar
  2. Volume bangun ruang

Bab 4 Data

  1. Membaca data dan diagram
    1. Data adalah keterangan yang benar dan nyata yang dapat dijadikan dasar suatu kesimpulan.
    2. Membaca diagram
      Misalnya:
      Dari diagram berikut, dapat diketahui bahwa mata pelajaran yang banyak disukai siswa kelas VI adalah pelajaran Matematika dan Olahraga.
  2. Mengolah dan menyajikan data dalam bentuk tabel Misalnya, data nilai ulangan Matematika kelas VI adalah sebagai berikut.
    8     9     9     5     1      6     7
    5     9     7     8     10    5     5     8
    Data di atas diurutkan dari terkecil menjadi:
    5     5     5     5     6
    7     7     8     8     8
    9     9     9     10   10
    Data yang telah diurutkan disajikan dalam bentuk tabel frekuensi berikut.Mengolah dan menyajikan data dalam bentuk tabel
  3. Menafsirkan data
    Pemilik sebuah taman bermain akan menutup taman bermainnya sekali seminggu. Berikut ini merupakan data jumlah pengunjung sebuah taman bermain.
    Berdasarkan data di atas, pemilik taman bermain memutuskan menutup taman bermainnya pada hari Senin. Karena jumlah pengunjung pada hari Senin paling sedikit.

IPA

Sedikit rangkuman materi dari mata pelajaran IPA kelas 6 semester 1 dan 2.

Semangat Belajar!!!


Bab I Ciri-Ciri Khusus Makhluk Hidup

  • Hewan dan tumbuhan memiliki ciri-ciri khusus untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan hidupnya.
Kelelawar melakukan ekolokasi

Bunglon menyamarkan warna tubuhnya untuk melindungi diri dari musuh

  • Kelelawar memiliki kemampuan ekolokasi untuk mencari makanan.
  • Bunglon bisa mengubah warna tubuhnya, memiliki lidah yang panjang dan lengket untuk menangkap mangsa.
  • Cecak dan tokek memiliki telapak kaki yang mempunyai guratan dan lengket sehingga bisa merayap di dinding dan langit-langit tanpa terjatuh.
  • Unta memiliki punuk di punggung yang berisi lemak sebagai cadangan makanan.
  • Penguin memiliki bulu tebal dan lapisan lemak di bawah kulit untuk melindungi diri dari rasa dingin.
  • Teratai memiliki batang berongga udara yang berfungsi membawa oksigen ke batang dan akar.
  • Bunga Raflesia dapat mengeluarkan bau busuk seperti bangkai untuk menarik lalat datang agar membantu proses penyerbukan.
  • Kantong semar dan venus memiliki daun yang dapat menangkap serangga sebagai makanan.
  • Kaktus memiliki batang yang tebal dan dapat menyimpan air sebagai bekal hidup di gurun pasir yang panas dan tandus.



Bab 2 Perkembangan Makhluk Hidup


  • Untuk melestarikan jenisnya, semua makhuk hidup mempunyai kemampuan berkembang biak.
  • Berkembang biak artinya menghasilkan makhluk hidup baru dengan mewariskan sifat-sifat yang dimiliki kepada keturunannya.
  • Perkembangan dan pertumbuhan manusia setelah dilahirkan diawali dari bayi, lalu bekembang menjadi anak-anak, remaja, dewasa, dan usia lanjut.
  • Pada masa pubertas, tubuh laki-laki dan perempuan mengalami perubahan untuk persiapan berkembang biak.
  • Perubahan pada laki-laki antara lain telah mulai mimpi basah, dada terlihat bidang, tumbuh kumis dan jenggot, tumbuh jakun, suara lebih berat, organ kelamin membesar.
  • Perubahan pada perempuan antara lain telah mengalami menstruasi (haid), payudara dan pinggul membesar, tumbuh rambut halus di bagian-bagian tertentu dari tubuh.
  • Cara perkembangbiakan hewan dan tumbuhan ada dua macam, yaitu secara vegetatif (tidak kawin) dan secara generatif (kawin).
  • Pembuahan adalah peristiwa peleburan atau bersatunya sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina.
  • Penyerbukan bunga dibedakan menjadi 4 macam, yaitu penyerbukan sendiri, penyerbukan tetangga, penyerbukan silang, dan penyerbukan bastar.
  • Perkembangbiakan manusia terjadi melalui perkawinan, yaitu peleburan antara sperma (dari laki-laki) dengan sel telur/ovum (dari perempuan). Pembuahan menghasilkan zigot yang berkembang menjadi embrio. Embrio berkembang menjadi janin di dalam rahim wanita dan kemudian lahirlah bayi.


Bab 3 Keseimbangan Ekosistem

  • Berbagai kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi ekosistem suatu lingkungan adalah sebagai berikut.
    • Penebangan dan pembakaran hutan secara liar dapat menyebabkan suatu lingkungan menjadi tandus, banjir, dan kematian hewan dan tumbuhan hutan.
    • Perburuan liar dapat menyebabkan musnahnya suatu jenis makhluk hidup.
    • Penggunakan pupuk dan pestisida secara berlebihan dapat menyebabkan kematian dan terganggunya kehidupan makluk hidup yang lain.
    • Pembuangan limbah dapat menyebabkan terjadinya pencemaran air, tanah, dan udara.

  • Pemanfaatan bagian tumbuhan dan hewan yang dapat menganggu keseimbangan lingkungan adalah sebagai berikut.
    • Penebangan beberapa jenis tumbuhan (pohon jati dan gaharu) yang dapat dimanfaatkan manusia dan tidak diikuti penanaman kembali.
    • Mengambil tanaman anggrek di hutan-hutan secara keseluruhan menyebabkan jenis anggrek mengalami kepunahan.
    • Memburu hewan di hutan (gajah, harimau, dan ular) sehingga jumlahnya menjadi berkurang.
    • Memburu buaya untuk diambil kulitnya.


Bab 4 Pelestarian Makhluk Hidup

  • Jenis hewan dan tumbuhan yang hampir punah disebut hewan atau tumbuhan langka.
  • Jenis hewan yang dilindungi oleh pemerintah yang hanya ada di kepulauan Indonesia antara lain burung jalak bali, burung cenderawasih, badak bercula satu, dan komodo.
  • Tumbuhan langka yang ada di Indonesia, misalnya bunga bangkai, bunga Raflesia, dan cendana.
  • Hewan dan tumbuhan perlu dilestarikan agar alam menjadi seimbang.
  • Usaha-usaha yang harus dilakukan untuk melestarikan jenis hewan dan tumbuhan antara lain: (melindungi tempat hidupnya; mengembangbiakkan; melarang memelihara hewan yang dilindungi)
  • Beberapa tempat perlindungan hewan dan tumbuhan antara lain: (cagar alam, suaka margasatwa, taman nasional, taman wisata alam, taman hutan raya)


Bab 5 Benda dan Sifatnya

  • Berdasarkan sifat penghantar panas, benda dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu konduktor dan isolator.
  • Konduksi adalah peristiwa perpindahan panas dari zat yang bersuhu tinggi ke zat yang bersuhu rendah melalui suatu bahan penghantar.
  • Konduktor panas adalah benda yang cepat atau dapat menghantarkan panas dengan baik. Contoh bahan konduktor panas adalah logam dan kaca.
  • Isolator panas adalah benda yang lambat atau tidak dapat menghantarkan panas.
    • Contoh bahan isolator panas adalah kayu, plastik atau ebonit, dan kain.

  • Logam dan kaca bersifat konduktor sehingga digunakan untuk membuat alat-alat masak atau alat rumah tangga, seperti wajan, cerek, panci, dan setrika.
  • Kayu, plastik, dan kain bersifat isolator sehingga digunakan untuk membuat alatalat rumah tangga, seperti: gagang sodet, gagang wajan, pegangan cerek, pegangan setrika, dan campel.


Bab 6 Perubahan Benda

  • Faktor penyebab perubahan benda antara lain pelapukan, perkaratan, dan pembusukan.
  • Pelapukan adalah proses perubahan benda menuju kehancuran.
  • Faktor-faktor penyebab pelapukan benda dapat dibedakan sebagai berikut.
    • Pelapukan biologi/organik, yaitu pelapukan karena faktor makhluk hidup.
    • Pelapukan fisika/mekanik, yaitu pelapukan karena faktor alam.
  • Perkaratan terjadi karena adanya reaksi kimia antara logam dengan air dan udara.
  • Cara mencegah perkaratan antara lain dengan pengecatan atau membuat logam tetap kering.
  • Pembusukan adalah gejala yang terjadi pada benda karena adanya pertumbuhandan aktivitas jamur dan bakteri. Cara mencegah pembusukan antara lain dengan pengeringan, pembekuan (pendinginan), pemanasan, pengasinan dan pemanisan, serta pemberian bahan pengawet.
  • Macam-macam sifat bahan yaitu: keras, kuat, lentur, berat, dapat/tidak menyerap air.
  • Logam bersifat keras, kuat, dan tidak tembus air. Logam banyak digunakan untuk membuat paku, pisau, sendok, dan kaleng.
  • Kayu bersifat keras, kuat, dapat ditembus air, ringan, tidak berkarat, dan mudah dibentuk. Kayu banyak digunakan untuk membuat perabotan rumah tangga, seperti meja, kursi, dan lemari.
  • Karet bersifat lentur, tidak tembus air, dan tidak mudah patah. Karet banyak digunakan untuk membuat ban.
  • Plastik bersifat lentur, tidak tembus air, plastik yang keras mudah patah. Plastik banyak digunakan untuk membuat ember.
  • Pemilihan bahan untuk pembuatan benda harus ada kesesuaian dengan tujuan penggunaan benda agar berfungsi dengan baik.
Latihan Soal Bab 6 Latihan Soal Bab Perubahan Benda


Bab 7 Energi dan Perubahannya

  • Gaya adalah suatu kekuatan tarikan atau dorongan yang menyebabkan benda bergerak, berubah bentuk, atau berubah arah.
  • Benda bergerak yang dikenai gaya dapat: (bergerak makin cepat, berhenti. bergerak makin lambat, dan bergerak berubah arah
  • Besarnya gaya memengaruhi gerak benda. (Makin besar gaya, makin cepat benda bergerak - Makin kecil gaya, makin pelan benda bergerak).
  • Alat-alat yang berhubungan dengan gaya dan gerak, antara lain jungkat-jungkit, katapel, traktor, neraca pegas.
  • Perpindahan energi panas terjadi melalui 3 cara, yaitu konduksi, konveksi, dan radiasi.
  • Konduksi adalah perpindahan panas melalui suatu zat tanpa disertai perpindahan partikel zat tersebut.
  • Konveksi adalah perpindahan panas melalui suatu zat yang disertai perpindahan partikel zat itu.
  • Radiasi adalah perpindahan panas yang terjadi tanpa melalui medium (perantara).
  • Gejala-gejala listrik adalah tanda-tanda adanya listrik. Contoh : terjadinya kilat dan petir.
  • Sumber energi listrik adalah benda yang dapat menimbulkan arus listrik. Sumber energi listrik antara lain baterai, aki (akumulator), dinamo sepeda, dan generator.
  • Arus listrik mengalir dalam rangkaian tertutup, yaitu rangkaian yang tidak memiliki ujung dan pangkal. Rangkaian tertutup dapat berupa rangkaian seri dan paralel.
  • Konduktor listrik adalah benda yang dapat menghantarkan arus listrik. Isolator listrik adalah benda yang tidak dapat menghantarkan arus listrik.
  • Energi listrik dapat diubah ke bentuk energi lain seperti energi cahaya, energi panas, energi gerak, dan energi bunyi.
  • Besaran-besaran dalam listrik antara lain kuat arus, tegangan, hambatan, dan daya listrik.
  • Satuan kuat arus adalah ampere, satuan tegangan adalah volt, satuan hambatan adalah ohm, dan satuan daya adalah watt.


Bab 8 Penghematan Energi

  • Alat listrik membuat pekerjaan di rumah menjadi lebih mudah dan cepat, misalnya. setrika listrik, kompor listrik, mesin cuci.
  • Setiap orang sebaiknya memahami cara menggunakan listrik yang benar dan aman.
  • Bahan bakar fosil alam misalnya minyak bumi diperoleh dari sumber daya alam yang dapat habis atau tidak dapat diperbarui.
  • Bahan bakar yang banyak digunakan sehari-hari misalnya: minyak tanah, bensin, solar, dan gas.
  • Dengan menghemat energi, sumber energi tidak cepat habis dan mengurangi biaya.


Bab 9 Tata Surya

Tata Surya

  • Tata surya adalah susunan benda-benda langit yang terdiri atas matahari dan planet-planet.
  • Ada delapan buah planet dalam tata surya, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, dan Neptunus.
  • Merkurius merupakan planet yang mempunyai lintasan terdekat ke matahari.
  • Yupiter merupakan planet terbesar dalam keluarga tata surya.
  • Planet tidak memancarkan cahaya sendiri, planet tampak berkilau seperti bintang karena planet memantulkan cahaya matahari yang menyinari permukaannya.
  • Perputaran bumi pada sumbunya disebut rotasi bumi.
  • Rotasi bumi mengakibatkan gerak semu harian matahari, pergantian siang dan malam, serta perbedaan waktu dari tempat-tempat yang berbeda derajat bujurnya.
  • Bumi berevolusi mengitari matahari.
  • Dalam peredarannya, bulan melakukan tiga gerakan sekaligus, yaitu perbedaan bentuk revolusi, dan bersama-sama dengan bumi mengitari matahari.
  • Revolusi bulan mengakibatkan terjadinya fase-fase bulan, yaitu perbedaan bentuk permukaan bulan yang terang dari hari ke hari.
  • Gerhana bulan terjadi apabila matahari, bumi, dan bulan berada pada satu garis lurus, dengan bumi berada di antara matahari dan bulan.
  • Gerhana matahari terjadi apabila matahari, bulan, dan bumi berada pada satu garis lurus dengan bulan berada di antara matahari dan bumi.
  • Peredaran bumi mengelilingi matahari (revolusi bumi) dijadikan dasar untuk perhitungan tahun Masehi.
  • Satu kali bumi mengelilingi matahari memerlukan waktu 365 hari.
  • Peredaran bulan mengelilingi bumi (revolusi bulan) dijadikan dasar untuk perhitungan tahun Hijriah atau tahun Komariyah.
  • Periode revolusi bulan mengelilingi bumi selama 29 hari.

Assalamualaikum

Assalamualaikum wr.wb

Halo semua!!!!

Perkenalkan saya Afida Muthomimah sebagai pengisi materi di blog ini, salam kenal!! semoga blog ini bermanfaat yaaaa.

Happy Studying :)